21 Maret 2013

Daftar Chek Masalah

DAFTAR CEK MASALAH

Daftar Cek Masalah(DCM)  merupakan alat pengumpul data yang memuat pernyataan-pernyataan tentang masalah yang biasanya dialami oleh individu. Dapat juga dikatakan bahwa suatu metode untuk mengumpulkan data yang berupa suatu pernyataan (statement) tentang sifat, keadaan, kegiatan tertentu dan sejenisnya. Setiap pernyataan yang cocok dengan dirinya diisi chek atau tanda-tanda lainnya yang ditetapkan. Sedangkan pernyataan-pernyataan yang tidak cocok dengan dirinya tidak diisi.

Metode inventori (Daftar Cek Masalah/DCM) mempunyai persamaan dengan metode kuesioner, yaitu kedua-duanya menggunakan instrumen yang berupa suatu daftar. Perbedaannya ialah kalau dalam kuesioner instrumennya berupa daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh subyek. Sedangkan metode inventori (Daftar Cek Masalah/DCM) instrumen berupa pertanyaan yang harus dipilih oleh subyek sesuai dengan keadaan dirinya. Metode inventori (Daftar Cek Masalah/DCM) merupakan salah satu laporan diri atau deskripsi diri yang dipakai untuk mengetahui adanya masalah yang dihadapai individu secara langsung menggunakan alat-alat tertentu

Kebaikan dan Kelemahan Inventori (Daftar Cek Masalah/DCM) Ada keuntungan dari inventori. Metode ini dilaksanakan dan mudah pula cara pemberian markahnya dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang ditetapkan. Pelaksanaan inventori lebih lanjut dapat menimbulkan self kritis pada siswa yang mengisi inventori tersebut. Metode inventori merupakan metode pengumpulan data yang cukup efektif, sebab dapat menjaring data yang cukup banyak dalam waktu yang relatif singkat. Metode inventori ini juga mempunyai kelemahan. Para siswa hanya memberikan respon dalam bentuk verbal saja. Pemgumpulan data terpaksa hanya tergantung kepada kejujuran dan keiklasan para siswa. Seringkali subyek tidak memberikan jawaban yang benar karena adanya beberapa alasan
Fungsi dari DCM, yaitu
1.      Memudahkan individu mengemukakan masalah yang pernah dan sedang di alami.
2.      Daftar cek berfungsi dalam rangka observasi yang berkaitan dengan proses hubungan membantu (helping relationship) adalah sebagai alat pencatat hasil observasi, perilaku, kegiatan atau situasi individu yang diamati.
Manfaat daftar
Daftar cek bermanfaat untuk mendapatkan factor-faktor yang relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Hasil pengamatan dapat dengan segera dicatat dalam daftar cek yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan demikian dapat diartikan bahwa dengan menggunakan daftar cek obsever hanya tinggal menandai factor-faktor perilaku yang cocok ataupun tidak cocok dengan daftar cek
·  Masalah Kesehatan
·  Masalah Ekonomi
·  Masalah Rekreasi dan Hobby/Kegemaran
·  Masalah Kehidupan Sosial
·  Masalah Hubungan Pribadi
·  Masalah Muda-Mudi
·  Masalah Kehidupan Keluarga
·  Masalah Agama dan Moral
·  Penyesuaian terhadap Sekolah
·  Masalah Masa depan dan Cita-Cita
 
LEMBAR DCM SISWA
Pengantar
Di bawah ini ada sejumlah pernyataan yang mungkin berkaitan dengan persoalan saudara dengan keluarga, teman, pelajaran, hobi, agama, dan kesehatan. Tugas saudara adalah memberi tanda lingkaran pada nomor di lembar jawab bila pernyataan  tersebut selama ini benar-benar sesuai dengan kedaan saudara. Jawaban ditulis pads lembar jawab yang telah disediaka.
Tidak ada jawaban yang salah, semua jawaban adalah benar kecuali yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jawaban saudara bersifat pribadi dan dijamin kerahasiaannya, oleh sebab itu saudara diminta menjawab dengan sejujur-jujurnya sesuai keadaan yang sebenarnya. Jawaban ditulis pada lembar jawab yang disediakan.
NO
TOPIK

I. KESEHATAN
1
Sering sakit kepala?
2
Sering sakit sekarang?
3
Jantung sering berdebar-debar?
4
Sering keluar keringat?
5
Kesehatan sering terganggu?
6
Pernah operasi?
7
Merasa terlalu gemuk?
8
Merasa terlalu kurus?
9
Selalu kurang nafsu makan?
10
Merasa kurang bahagia karena cacat?
11
Sering kurang/ tidak dapat tidur?
12
Merasa lelah dan tidak bersemangat?
13
Makanan kurang mamanuhi syrat kesehatan?
14
Sering merasa mengantuk?
15
Penglihatan saya kurang?
16
Saya sering pusing/pening?
17
Pendengaran saya kurang?
18
Saya menderita gagap?
19
Kurang hawa segar?
20
Sering gemetar dan keluar keringat?
21
Mudah kaget dan gugup?
22
Sering pingsan?
23
Tekanan darah terlalu rendah?
24
Tekanan darah terlalu tinggi?
25
Mempunyai penyakit menahun?



II. KEADAAN EKONOMI
26
Uang saku saya tidak mencukupi
27
Kekurangan buku2 karena tidak mampu membeli
28
Terpaksa sambil bekerja karena ekonomi tdk cukup
29
Tidak tahu bagaimana caranya menambah biaya sekolah
30
Saya sering meminjam uang
31
Penerangan lampu dirumah kurang cukup
32
Sering berjalan kaki kesekolah padahal rumah jauh
33
Orang tua tidak mempunyai pekerjaan tetap
34
Uang sekolah saya terlalu tinggi
35
Terlalu banyak saudara yang harus dibiayai
36
Saya tidak pernah mendapat uang saku
37
Ibu/saudara ikut mencari penghasilan tambahan
38
Terpaksa sering menunggak membeyar SPP
39
Tamat sekolah terpaksa tdk meneruskan ke perguruan tinggi
40
Ayah dan Ibu tidak hidup bersama
41
Keluarga saya hidup berantakan
42
Saya tidak puas dengan keadaan saya
43
Saya ikut orang lain karena orang tua saya tidak mampu
44
Orang tua saya mampu dan saya ingin segala keinginan saya dipenuhi
45
Saya ingin orang tua tidak terlalu mengekang

III. KEHIDUPAN KELUARGA
46
Saya anak tunggal
47
Saya anak sulung
48
Saya anakbungsu
49
Saya adalah tidak berayah
50
Saya adalah tidak beribu
51
Saya selalu dimanaj orang tua saya/saudara
52
Saya tidak hidup bersama orang tua
53
Ayah/Ibu pulang kerja terlalu petang
54
Di rumah terlalu sibuk dengan membantu orang
55
Pusing ayah ibu selalu bertengkar
56
Mata pencaharian orang tua mengganggu pikiran
57
Orang tua kurang memperhatikan
58
Orang tua selalu mencampuri urusan saya
59
Saya sukar menyesuaikan diri dengan ayah
60
Saya sukar menyesuaikan diri dengan ibu
61
Saya kurang senang dirumah
62
Kehidupan dirumah kurang teratur
63
Keluarga kurang tolong menolong

IV.  AGAMA DAN MORAL
64
Tidak sungguh-sungguh menerima pelajaran agama
65
Masih meragukan adanya tuhan
66
Sering timbul keinginan berganti agama
67
Malas bersembahyang
68
Tidak sungguh-sungguh dalam mengerjakan ibadah
69
Kurang merasakan manfaat agama
70
Sering berdusta
71
Sering ingkar janji
72
Sering tidak mengakui kesalahan
73
Sering iri hati
74
Ucapan dan perbuatan sering tidak sesuai
75
Sering mengambil barang orang lain
76
Sering mempermainkan orang lain
77
Pernah melanggar kesusilaan
78
Kurang dapat bertoleransi dengan pemeluk agama lain
79
Kurang merasa iba terhadap penderitaan orang lain
80
Kurang ada tenggang rasa dengan orang lain
81
Sering melupakan milik orang lain yang dipinjam
82
Kurang hormat dengan orang lain yang lebih tua
83
Kurang hormat dengan wanita
84
Membenci teman yang punya kelebihan
85
Ada perasaan senang menceritakan hal yg berbau porno
86
Sangat segaul dengan orang yang agak ugal-ugalan
87
Kurang senang dengan wanita atau pria pendiam

V.  REKREASI DAN HOBY
88
Keinginan untuk rekreasi selalu terhalang
89
Gemar melukis tetapi tidak mempunyai alat lukis
90
Waktu libur saya harus belajar
91
Suka olah raga tetapi tidak ada kesempatan
92
Lebih suka buku hiburan daripada buku pelajaran
93
Orang tua saya tidak pernah mengajak rekreasi
94
Terlalu sering rekreasi keluar kota
95
Sebagian besar waktu saya pakai untuk belajar
96
Waktu saya banyak terpakai untuk membantu orang tua
97
Saya tidak bisa menggunakan waktu luang saya
98
Setiap ada film baru, saya nonton
99
Salah satu keluarga saya sering menghalangi hoby saya
100
Kesenangan membaca majalah menghabiskan waktu belajar
101
Habis waktu saya untuk menonton TV
102
Waktu luang banyak terpakai untuk hoby
103
Waktu luang banyak terpakai untuk ngobrol
104
Waktu banyak terpakai untuk latihan seni
105
Saya tidak senang rekreasi
106
Lebih tenang di rumah dari pada hoby di luar rumah

VI.  HUB. PRIBADI
107
Tidak suka bergaul dengan orang lain yang kedudukannya lebih rendah
108
Tidak suka bergaul dengan orang lain yang kedudukannya lebih tinggi
109
Sering merasa malu dengan kawan lawan jenis
110
Sering merasa iri hati
111
Sukar mendapat teman
112
Tidak suka bertamu
113
Enggan menerima tamu
114
Merasa rendah diri
115
Sering merasa curiga terhadap orang lain
116
Bersikap kaku dan tidak toleran
117
Bersikap dingin dalam bergaul
118
Sering ingin bunuh diri
119
Merasa pesimis (tidak punya harapan)
120
Saya ingin lebih menarik

VII. HUB. SOSIAL DAN ORGANISASI
121
Tidak senang bermain dalam kelompok
122
Sering gagal dalam usaha mencari teman
123
Sukar bergaul
124
Merasa tidak disenangi kawan-kawan di luar sekolah
125
Senang menjadi pusat perhatian
126
Tidak berminat dalam organisasi
127
Terlalu aktif dalam berorganisasi
128
Sukar menyesuaikan diri
129
Mudah tersinggung
130
Takut bergaul dengan atasan
131
Tidak tertarik menjadi pemimpin
132
Tidak pernah mengemukakan suatu pendapat
133
Sering bertentangan pendapat dengan orang lain
134
Sukar menerima kekalahan
135
selalu ingin berkuasa dalam bergaul
136
Bingung bila berhadapan dengan orang banyak
137
Mudah merasa malu
138
Mudah marah
139
Sering tidak sabar
140
Sering tidak menepati janji
141
Tidak dapat menerima kritik
142
Bersifat tertutup
143
Lebih senang menjadi anggota daripada ketua
144
Jarang diajak bermain-main bersama oleh teman

VIII.  MASALAH REMAJA
145
Memikirkan masalah cinta adalah soal yang terlalu awal bagi saya
146
Cinta adalah bagian dari hidup saya
147
Merasa tabu membicarakan soal cinta
148
Bercinta di masa sekolah dapat menajdi dorongan
149
Bercinta di masa sekolah dapat menghancurkan semangat
150
Saya mulai tertarik pada lawan jenis
151
Saya lebih tertarik pada teman sejenis
152
Saya pernah patah hati ditinggal pacar
153
Saya sering membayangkan adegan cinta
154
Saya gemar melihat film atau membaca buku yang bertema cinta
155
Saya terpaksa pacaran sembunyi-sembunyi
156
Saya merasa jijik atau muak jika ada orang membicarakan cinta
157
Saya tidak bisa belajar jika ada orang yg membicarakan masalah cinta
158
Saya sering melamun membicarakan si-Dia

IX.. PENYESUAIAN TERHADAP SEKOLAH
159
Saya sering malas masuk sekolah
160
Saya sering meninggalkan pelajaran
161
Saya sering membolos
162
Saya ingin pindah ke kelas lain
163
Saya ingin pindah sekolah
164
Saya sering merasa cemas jika ada ulangan
165
Bahan pelajaran sulit dikuasai
166
Saya ingin menjadi pengurus osis tetapi tidak terpilih
167
Ada beberapa pelajaran yang tidak saya sukai
168
Pelajaran disekolah terlalu membosankan
169
Saya merasa kurang dimengerti oleh guru
170
Peraturan sekolah terlalu membosankan
171
Pribadi guru yang menyebabkan pelajaran tidak diperhatikan
172
Beberapa mata pelajaran saya anggap tidak perlu
173
Di sekolah saya tidak memusatkan perhatian
174
Di dalam kelas saya sering melamun
175
Saya sering datang terlambat
176
Seorang kawan salalu menjengkelkan saya
177
Tidak ada teman yang saya sukai untuk belajar

X. PENYESUAIAN TERHADAP KURIKULUM
178
Pelajaran di sekolah terlalu berat
179
Pelajaran di sekolah terlalu mudah
180
Sukar mendapatkan buku pelajaran
181
Saya takut terhadap ulangan
182
Saya tidak suka belajar
183
Saya mengerti isi buku pelajaran
184
Saya tidak berminat terhadap buku
185
Saya sering mendapatkan nilai rendah
186
Saya tidak senang belajar bersama
187
Saya sukar menangkap dan mengikuti pelajaran
188
Saya sering mearasa khawatir jika mendapat giliran maju dikelas
189
Saya sering kesulitan dalam mengerjakan PR
190
Pelajaran yang bersifat hitungan sukar bagi saya
191
Pelajaran yang bersifat hafalan sukar bagi saya
192
Saya merasa segan membaca buku di perpustakaan

XI. KEBIASAAN BELAJAR
193
Saya belajar kalaun ada ulangan
194
Saya belajar tidak teratur waktunya
195
Saya belajar hanya waktu malam hari
196
Saya belajar hanya waktu siang hari
197
Saya sukar memusatkan perhatian waktu belajar
198
Saya sukar mengingat pelajaran yang telah dihafal
199
Saya sulit memulai belajar
200
Kalau belajar saya sering mengantuk
201
Saya sering merasa malas belajar
202
Saya sering merasa terganggu saudara ketika belajar
203
Saya belajar dengan cara menghafal
204
Saya belajar dengan cara membanyangkan
205
Saya belajar dengan cara membuat ringkasan
206
Saya tidak dapat menerapkan cara belajar yang baik
207
Saya sering menyalin PR teman

XII. KARIER DAN CITA-CITA
208
Saya tidak tahu berbuat apa setelah MTs
209
Saya sukar menetapkan pilihan sekolah lanjutan
210
Saya khawatir tidak diterima di sekolah menengah atas
211
Saya ingin melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi
212
Saya merasa pesimis dengan masa depan
213
Saya khawatir nantinya tidak bisa mandiri
214
Saya ingin mengetahui bakat dan kemampuan diri
215
Cita-cita saya tidak sesuai dengan kemampuan saya
216
Saya bingung menentukan sikap setalah lulus nanti
217
Saya merasa bingung bila tidak melanjutkan sekolah
218
Saya sering cemas jika mengingat masa depan
219
Orang tua sering memaksa saya dalam mengarahkan cita-cita
220
Saya tidak mempunyai gambaran tentang cita-cita saya

3 Maret 2013

bolang part 2

"Hidup hanya sekali, menikmati hidup adalah cara yg tepat untuk meikmati keindahan ciptaan tuhan " 

menikmati keindahan pesona Indonesia tidak ada salahnya.. sambil mengabadikan tempat kunjungan :) hehehe 



 


Gunung Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.

Kawah Putih adalah sebuah tempat wisata di Jawa Barat yang terletak di kawasan Ciwidey. Kawah putih merupakan sebuah danau hasil letusan Patuha. Tanah yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, yang unik dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna.






Curug Jodo berada dalam satu kawasan dengan objek wisata Sari Ater Subang yang terletak di lereng Guniung Tangkuban Perahu pada ketinggian 1100 m di atas permukaan laut (dpl) dengan suhu berkisar 16-20 derajat Celcius.

Curug Jodo ini sering digunakan untuk acara ritual tahunan di bulan puasa berupa munggahan dengan membersihkan diri berupa mandi bersama. Selain itu curug ini sering dianggap berkah untuk mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan namanya, dengan mandi di pancuran air terjun atau berenang di aliran airnya.



Gedung Sate, is a neo-classical building mixed with native elements. Once the seat of the Dutch East Indies department of Transport, Public Works and Water Management, it now serves as the governor's office of the West Java province in Indonesia. Located in Bandung, it was built in 1920 after a design by Dutch architect J. Gerber.
Its common name, Gedung sate, is a nickname that translates literally from Indonesian to 'satay building', which is a reference to the shape of the building's central pinnacle - which resemble the shape of one of the Indonesian traditional dish called satay

Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.
Candi ini terletak di desa Prambanan, pulau Jawa, kurang lebih 20 kilometer timur Yogyakarta, 40 kilometer barat Surakarta dan 120 kilometer selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.[1] Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.

Kawasan agrowisata ini terletak di desa Andonosari, Tutur-Pasuruan. Merupakan kebun apel terbesar di Indonesia. Daerah ini sangat cocok untuk sayur mayur dan buah-buahan. Bermacam-macam jenis apel terdapat di daerah ini, antara lain apel manalagi, apel rhomebeauty, apel anna dan apel wanle. Selain apel juga terdapat paprika dan bunga krisan. Kawasan ini cocok dijadaikan daerah agropolitan


 Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum

Museum Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu museum yang berada di kota Bandung. Terletak di Jl.Asia Afrika No.65. Museum ini merupakan memorabilia Konferensi Asia Afrika.
Museum ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Gedung Merdeka. Secara keseluruhan Gedung Merdeka memiliki dua bangunan utama, yang pertama disebut Gedung Merdeka sebagai tempat sidang utama, sedangkan yang berada di samping Gedung Merdeka adalah Museum Konferensi Asia Afrika sebagai tempat memorabilia Konferensi Asia Afrika.
Latar belakang dibangunnya museum ini adalah adanya keinginan dari para pemimpin bangsa-bangsa di Asia dan Afrika untuk mengetahui tentang Gedung Merdeka dan sekitarnya tempat Konferensi Asia Afrika berlangsung. Hal ini membuat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M memiliki ide untuk membangun sebuah museum. Ide tersebut disampaikannya pada forum rapat Panitia Peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika (1980) yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Haryati Soebadio sebagai wakil dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian museum ini diresmikan pada tanggal 24 April 1980 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika.


Pantai Mutun
Pantai Mutun terletak di Lempasing, tak begitu jauh dari pusat kota Bandar Lampung. Hanya berkendara sekitar 45 menit sudah bisa menikmati objek wisata pantai ini. Untuk masuk kawasan ini, setiap pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp5.000/mobil. Jika tidak ingin berpanasan dipantai kita bisa menyewa pondok-pondokan bambu yang disewakan dengan harga sekitar Rp. 20 ribu - Rp. 50 ribu tergantung penawaran. Jika ingin datang di hari libur usahakan datang dari pagi hari, karena bisa menikmati pantai yang lengang, menjelang sore semakin rame wisatawan yang berkunjung membuat gerak berenang anda semakin sempit. Ada wahana banana boat, jetski, kano. Dan...yang paling indah adalah pasir yang putih, bersih hingga air laut yang jernih banget.








Ngebolang di Indonesia

Sunset atau matahari terbenam memang menawarkan panorama alam yang begitu indah dan memanjakan mata bagi yang memandang. Selain Pantai Kuta , ada pantai lain yang merupakan lokasi sunset indah di pulau Bali. Pantai Dreamland , Pantai yang terletak di kawasan desa Pecatu, kabupaten Badung ini memang menyajikan pemandangan pantai yang berbeda, letak pantai ini terdapat di dalam sebuah perumahan elit Pecatu Resort. Dari Denpasar pantai ini bisa anda tempuh hanya dalam waktu 30 menit. Selain pasir pantainya yang putih lebih putih dari pantai Kuta, pantai ini juga masih relatif alami karena jauh dari jalan raya. Keistimewaan pantai ini juga karena ombaknya yang cocok untuk Surfing, dan juga harga yang terjangkau untuk sewa papan surving mini. Bagi anda yang hobi bermain Golf di kawasan pantaiini

Tempat Wisata Di Bali GWK

Tempat wisata di Bali GWK, mungkin anda pernah mendengar atau memang anda pernah berkunjung ke objek wisata di Bali ini? Iya atau tidak, ada baiknya anda membaca halaman situs ini, mungkin bagi anda yang belum pernah berlibur disini dapat memberikan gambaran singkat tentang GWK Bali.
Untuk menuju ke lokasi objek wisata GWK Bali, ada banyak cara. Mungkin dengan naik taksi dan meminta supir taksi mengantar anda atau dengan mengendari kendaran anda sendiri. Semuanya anda yang menentukan, karena yang terbaik buat anda, hanya anda yang tahu. Sedikit bijak hari ini, maklum penulis lagi kesepian…he..he.


'Tanah Lot' adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Di mana produk dari lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Keahliannya dalam bernegosiasi, membuat Mads Lange sebagai pedagang yang terkenal antara raja-raja Bali dengan Belanda.
Hugh Mahbett juga telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas akomodasi wisata. Tujuannya untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Buku itu kemudian menginspirasi banyak orang untuk membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.
Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta


Pulau Penyu Bali

Salah satu binatang langka yang dilindungi pemerintah di Bali adalah penyu. Obyek wisata air Tanjung Benoa Bali, menawarkan paket wisata berkunjung ke pulau penyu Bali atau turtle island Bali yang dikombinasikan dengan melihat taman laut di lepas pantai.
Resensi Madre Sebagai Pertanyaan Berbuah Cerita
Ditulis tanggal : 10 - 08 - 2011 | 20:03:34















 











Judul Buku : MadrePenulis : Dewi “Dee” Lestari
Penyunting: Sitok Srengenge
Perancang Sampul: Fahmi Ilmansyah
Penerbit: Bentang Pustaka, Yogyakarta
Cetakan: Pertama, Juni 2011
Tebal: 160 halaman


Apa itu Madre, cerita tentang apa itu? Inilah yang menggedor-gedor rasa ingin tahu saya segera membaca cerita karya terbaru Dee ini. Dalam kata pembuka, Dee mengaku, sering dalam melahirkan karya kreatif Ia memulai proses berkarya dengan bertanya. Dan, rupanya yang demikian pun mengena. Contohnya nampak pada judul buku cerita ini. Yang juga membuat pembaca bertanya-tanya juga dan tergoda mengetahui lebih detail isinya. Nah, Madre, boleh dikata endapan pertanyaan yang berbuat cerita.

Provokasi untuk membaca buku ini tambah membuncah. Terlebih, sebelum halaman cerita dimulai, sang penyunting, Sitok Srengenge menyanjung setinggi gunung karya ini. Baiklah, untuk kali ini saya kalah dan rela waktu tersita untuk membaca karya ini. Tak perlu waktu banyak memang, tak perlu seharian, cukup beberapa jam tuntas membaca semua cerita dalam buku ini.

Jujur, saya hanya tertarik pada cerita Madre, cerita lainnya saya kurang suka. Apalagi puisinya. Barangkali Dee memang ditakdirkan sebagai penulis cerita yang baik, tapi tidak sebagai penyair. Tapi entahlah, mungkin ini hanya soal selera saja. Anda mungkin suka, tapi saya tidak. Begitu sebaliknya. Seperti Dee selalu mengagungkan peminum kopi dalam cerita-ceritanya. Tapi tetap saja, saya lebih suka secangkir teh dalam dunia nyata.

Cerita ini. Ya, bermula dari pertanyaan. Baca sampai halaman 9, Dee terus menunda sejauh itu untuk sampai ke jawaban tentang Madre itu apa. Bukan Madre itu siapa. Ya, itu ternyata baru ketahuan kalau Madre itu Adonan putih keruh. Roti. Nah, sampai sini saya malah terlanjur penasaran dan bertanya-tanya, bagaimana kelanjutan ceritanya.

Madre. Diawali dengan kisah Tansen, lelaki Bali yang datang ke Jakarta untuk mendapatkan warisan dari orang tak dikenal sebelumnya. Bukannya uang berlimpah atau harta karun, tapi Madre: Adonan. Mulanya kecewa, jauh-jauh datang dari Bali hanya untuk mendapat barang yang dinilainya remeh itu.

Tapi, Madre telah membuka rahasia. Dia menjadi tahu siapa sebenarnya kakeknya. Seorang pengusaha roti. Seorang kakek yang ingin mewariskan resep itu kepada generasi keturunannya. Dialah Tansen.

Pelan-pelan, cerita berjalan. Tansen menulis blog tentang Madre yang dibaca oleh Mei, pengusaha roti sukses di Jakarta. Madre yang ternyata artinya Ibu. Yang tak mungkin tega Tansen menjualnya. Lantas, bertemulah mereka dan menghidupkan kembali toko roti yang sudah 5 tahun berhenti itu. Romantisme, humor muncul, yang kemudian menjadi nyawa cerita ini. Tak perlu saya sebutkan, tapi coba baca, nanti akan merasakan bau romantisme dan humor yang menghibur dan menyegarkan itu.

Berbeda dengan karya Dee sebelumnya “Perahu Kertas” yang agak berbau rada sinetron atau filmis. Dalam cerita “Madre” ini, sepertinya nampak sekali Dee mencoba untuk membuat narasi yang memukau. Narasi-narasi yang boleh jadi berusaha untuk menusuk langsung ke Jantung. Bukan pada masalah utama, namun kadang terlontar dari komentar keseharian yang barangkali sering ditemukan.

Misalnya komentar diam-diam dalam hati Tansen terhadap tampilan Mei yang anak Jakarta itu saat pertamakali bertemu. “Ia berpakaian sepuluh tahun lebih tua dari umurnya” Coba bayangkan bagaimana rasanya kalau komentar itu disampaikan terbuka apalagi di muka umum pada seorang cewek yang lagunya sok ngefesyen tapi tetap saja nampak norak. Tentu murka dia. Ini contoh narasi yang mungkin remeh, tapi mencoba menusuk langsung ke Jantung. Dee berhasil melakukannya.

Selebihnya, saya menilai karya Dee ini lebih berbau humanis. Ia mencoba mencari sisi kemanusiaan dalam setiap peristiwa, dalam setiap obyek. Corak yang hampir mewarnai setiap karya-karyanya. Namun, bagaimana rasa karya Dee ketika bergumul dengan religiusitas atau spiritualitas? Barangkali cerita itu akan menjadi novel karyanya setelah Madre. Semoga saja. (*)
 
Spasi (Filosofi Kopi - Dewi Lestari)
  1. Seindah apapun huruf terukir, dapatkah ia bermakna jika tidak ada jeda?
    Dapatkah ia dimengerti jika tidak ada spasi?
    Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak?
    Dan saling menyayang bila ada ruang??
    Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan, tapi ia tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.
    Napas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak dibagi.
    Darah mengalir deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali.
    Jiwa tidaklah dibelah, tapi bersua dengan jiwa lain yang searah.
    Jadi jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.
    Mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat.
    Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung.
    Pegang tanganku tapi jangan terlalu erat, karna aku ingin seiring, bukan digiring.

si "Dee" dengan karyanya Hibrida rectoverso






Melakukan visualisasi dari novel laris bukanlah perkara mudah. Bagai sisi mata uang, jika adaptasi tersebut berhasil, tak ada yang perlu dikecewakan, baik pembaca maupun penikmat film. Namun jika gagal, tontonan itu akan hadir tanpa esensi dan mudah terlupa begitu keluar dari gedung bioskop. 

PERAHU KERTAS Drama yang diadaptasi dari novel Dewi 'Dee' Lestari ini berhasil jadi film  dengan jumlah penonton terbanyak di Bulan Agustus. Dilanjutkan dengan Film "Perahu Kertas 2" yang  tayang di bioskop bulan Oktober lalu. 
Kini kembali sebuah novel Dee yang lain berjudul "Rectoverso" juga akan siap dirilis.

Rectoverso sendiri adalah sebuah karya eksperimental Dewi Lestari yang menggabungkan 11 lagu dan 11 cerita pendek dalam satu kesatuan. Menceritakan tentang kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan.

Dari 11 cerita tersebut hanya lima cerita yang diangkat ke film layar lebar  dalam bentuk film omnibus yang diambil dari beberapa cerita di novel "Rectoverso" karya Dee yang disutradarai oleh lima perempuan yang menyutradarai masing-masing satu kisah dalam film ini, yakni Olga Lydia (Curhat Buat Sahabat), Cathy Sharon (Cicak di Dinding), Marcella Zalianty (Malaikat Juga Tahu), Happy Salma (Hanya Isyarat), dan Rachel Maryam (Firasat).

Berikut Detail dari Film Omnibus Rectoverso :
1. Malaikat Juga Tahu
Sutradara: Marcella Zalianty
Penulis: Ve Handojo
 
Sinopsis dan Teaser :
Abang adalah seorang anak penderita autisme yang hidup bersama ibunya (Bunda) dan anak-anak kos di rumah mereka. Salah seorang anak kos itu adalah Leia. Leia adalah satu-satunya penghuni kos yang menaruh perhatian lebih terhadap Abang dan bisa berteman dengannya. 

Tanpa Leia sadari, Abang jatuh cinta padanya. Hal ini meresahkan Bunda yang tahu bahwa cinta tidak mungkin terjalin antara Abang dengan Leia.
Firasat Bunda ini semakin diteguhkan ketika Han, adik Abang, pulang ke rumah setelah menyelesaikan studinya di luar negeri. Han segera akrab dengan Leia. Cinta yang terjalin di antara Han dan Leia membuat Abang terluka.
——————————————————————————————
2. Firasat
Sutradara: Rachel Maryam
Penulis: Indra Herlambang

Sinopsis dan Teaser :
Senja bergabung dengan Klub Firasat, di mana setiap minggu para anggotanya berkumpul untuk berbagi cerita tentang berbagai pertanda. Senja bergabung ke dalam klub itu karena Ia selalu mendapat firasat setiap kali Ia akan ditinggal oleh orang terdekatnya. Ini terjadi sebelum Ayah dan adiknya meninggal dunia dalam kecelakaan.  
Alasan lain adalah ketua Klub Firasat yang bernama Panca. Seorang lelaki karismatik yang ketajaman intuisi dan pengalamannya mendalami firasat begitu mengagumkan. Senja jatuh cinta pada Panca. Hingga suatu saat Senja mendapat firasat buruk. Ia akan sekali lagi mengalami kehilangan. 
Bagaimana Senja mengatasi hal ini? Apakah kali ini firasatnya akan membantu Senja menghindari kesedihannya?
 
——————————————————————————————
3. Curhat Buat Sahabat
Sutradara: Olga Lydia 
Penulis: Ilya Sigma dan Priesnanda Dwi Satria 
Sinopsis dan Teaser : 
Meskipun berbeda sifat, Amanda yang supel dan ceria mampu menjalin persahabatan dengan Reggie yang sabar, kalem, dan siap mendengarkan curhat Amanda. Kapanpun Amanda butuh, Reggie selalu hadir. 
Suatu saat, Amanda jatuh sakit. Ia sadar bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa Ia mintai tolong, bahkan pacarnya. Hanya Reggie yang bisa menolongnya. Pertolongan Reggie membuat Amanda menyadari bahwa yang ia butuhkan selama ini hanyalah orang yang menyayanginya apa adanya dan orang tersebut adalah Reggie. 
Namun di sisi lain, diam-diam Reggie mulai menyadari bahwa cinta ini sudah terlalu tua untuk dirinya. 

——————————————————————————————
4. Hanya Isyarat
Sutradara: Happy Salma
Penulis: Key Mangunsong
  
Sinopsis dan Teaser :
Lima orang backpackers bertemu lewat forum milis. Meskipun baru beberapa hari bertemu, Tano, Dali, Bayu dan Raga tampak sudah akrab bagaikan sahabat lama, amat kontras dengan Al yang selalu menyendiri dan menjaga jarak.  
Diam-diam, Al jatuh cinta pada Raga, sosok yang selama beberapa hari ini hanya mampu dikaguminya dari kejauhan, dari siluet punggungnya saja. Di suatu malam, kelima orang ini mengadakan permainan kecil, yaitu berlomba menceritakan kisah paling sedih yang mereka punya. Saat Raga menceritakan kisahnya, Al semakin terpukul. 
Meskipun Al keluar sebagai pemenang, namun Al semakin terseret pada daya tarik Raga, lelaki yang mungkin tak akan pernah ia miliki selamanya karena sebuah rahasia besar dalam diri Raga.
 
——————————————————————————————
5. Cicak di Dinding
Sutradara: Cathy Sharon
Penulis: Ve Handojo  

Sinopsis dan Teaser :
Di suatu malam, Bram, seorang pelukis muda yang masih lugu, bertemu dengan Saras, seorang wanita penghibur yang jauh lebih tua dan lebih “berpengalaman”.  
Saras memberikan malam yang sangat berkesan saat itu. Tanpa direncanakan, mereka bertemu lagi. Kali ini mereka berusaha membangun pertemanan, meskipun akhirnya Bram tak kuasa untuk jatuh cinta pada Saras. 
Saras memutuskan untuk pergi, menghilang dari hidup Bram, dan meminta Bram untuk tidak mencarinya. Bram berusaha mencari Saras, namun gagal. Akhirnya, Bram tenggelam dalam kesibukannya sebagai seorang pelukis muda. Enam tahun kemudian, Bram bertemu lagi dengan Saras di malam pembukaan pameran tunggal perdananya. 
Namun kali ini Saras membawa kejutan yang akan menentukan masa depan dan kebahagiaan mereka berdua.